Judul                             : The Raid

Sutradara                      : Gareth Evans

Penulis skenario           : Gareth Evans

Pemain                        : Iko Uwais, Ray Sahetapy, Joe Taslim, Donny Alamsyah, Yayan Ruhian, Pierre Gruno, Tegar Satrya

Durasi                          : 101 menit

JAKARTA, ariefafrizal.wordpress.com –Anda suka menonton Film Action?, rasanya kurang lengkap kalau anda belum menyaksikan Film The Raid. Film action ini merupakan produksi dalam negeri, yang akhir-akhir ini sedang hangat diperbincangkan di Tanah air dan Dunia Internasional, seperti Amerika. Dan di sutradarai oleh Gareth Evans, yang pernah menyutradarai Film Merantau.

Walaupun dia bukan berasal dari Indonesia, tetapi seluruh pemain dan crew film ini asli dari Indonesia. The Raid tayang perdana pada 23 Maret 2012, serentak di bioskop-bioskop Indonesia dan beberapa bioskop di Amerika, Australia, dan Kanada. Untuk di negara Amerika saja, Film The Raid diputar di 14 bioskop yang tersebar di sebagian wilayah Amerika.

The Raid diperankan oleh pemain-pemain yang sudah tidak asing lagi bagi penikmat film Indonesia, siapa yang tak kenal Iko Uwais (Rama), Ray Sahetapy (Tama), Joe Taslim (Jaka), Yayan Ruhian (Mad Dog) dan beberapa pemain lainnya. Akting mereka sangat total dan menjiwai setiap adegannya, tak dipungkiri banyak penonton yang tegang dan tidak berkedip melihat akting mereka ketika sedang berkelahi, bahkan ada sebagian penonton yang berteriak karena tidak sanggup melihat adegan sadis tersebut. Memang dari awal sampai akhir film, ketegangan sudah dirasakan oleh penonton. Sejak di putar perdana saja, terlihat antrian yang cukup panjang di beberapa bioskop di Jakarta, ini membuktikan bahwa Film The Raid memang patut dan layak untuk ditonton.

Sebelum tayang di Indonesia, The Raid sudah di ikut sertakan ke festival film di luar negeri, seperti Toronto International Film Festival 2011 di  Kanada, Amerika Utara dan The Best Film and Audience Awards Jameson Dublin International Film Festival di Dublin, Australia. Dan mendapat sambutan yang sangat baik dari orang-orang di sana, mereka sangat kagum dengan film produksi Indonesia dan tidak menyangka, bahwa Indonesia juga bisa membuat Film Action sebagus ini dan bisa disejajarkan dengan Film-Film Box Office di Amerika. The Raid juga masuk dalam 50 besar Film Action sepanjang masa versi situs film “IMDb” dan The Raid menduduki peringkat 30 dari film-film yang serupa. Bahkan, pihak dari Sony Picture America membeli hak edarnya untuk didistribusikan di Amerika. Ini sungguh membanggakan bagi bangsa Indonesia, terutama industri perfilmannya.

Film The Raid sendiri, menceritakan tentang sekelompok tim SWAT yang tiba di sebuah blok apartemen kumuh dengan misi menangkap pemiliknya, seorang raja bandar narkotik bernama Tama. Blok ini tidak pernah di lakukan penggerebekan atau pun tersentuh oleh Polisi sebelumnya. Sebagai tempat yang tidak dijangkau oleh pihak berwajib, gedung tersebut menjadi tempat berlindung para pembunuh, anggota geng, pemerkosa, dan pencuri yang mencari tempat tinggal yang aman. Mulai bertindak di pagi buta, kelompok SWAT diam-diam merambah ke dalam gedung dan mengendalikan setiap lantai yang mereka naiki dengan mantap. Tetapi ketika mereka terlihat oleh pengintai, penyerangan mereka terbongkar.

Dari kamar Apartementnya, Tama memerintahkan untuk mengunci gedung apartemen dengan memadamkan lampu dan menutup semua jalan keluar. Terjebak di lantai 6 tanpa komunikasi dan diserang oleh penghuni apartemen yang diperintahkan oleh Tama, tim SWAT harus berjuang melewati setiap lantai dan setiap ruangan untuk menyelesaikan misi mereka dan bertahan hidup.Kemudian(…. sensor) Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Penasaran? Tonton saja di Bioskop-Bioskop kesayangan Anda [arief afrizal dan alsulthany]